Royal Orchid Residence

RUMAH SIDOARJO MURAH   |   NYAMAN AMAN SEJUK

POPULAR WAYS

TYPE CATTLEYA

DENAH CATTLEYA

TYPE VANDA

DENAH VANDA

Arti Rumah Dalam Psikologis

arti rumah

Arti rumah jika ditinjau dari segi psikologis rumah berarti suatu tempat untuk tinggal dan untuk melakukan hal-hal tersebut di atas, yang tentram, damai, menyenangkan bagi penghuninya. rumah dalam pengertian psikologis ini lebih mengutamakan situasi dan suasana daripada kondisi dan keadaan fisik rumah itu sendiri.

Dasar Pengertian Rumah

Secara umum, dapat diartikan sebagai tempat untuk berlindung atau bernaung dari pengaruh keadaan alam sekitarnya ( Hujan, Matahari, dll ) Serta merupakan tempat beristirahat setelah bertugas untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari. Namun, pengertian rumah juga dapat ditinjau lebih jauh secara fisik dan psikologis.

1. Secara Fisik

Dari segi fisik rumah berarti suatu bangunan tempat kembali dari berpergian, bekerja, tempat tidur dan beristirahat memulihkan kondisi fisik dan mental yang letih dari melaksanakan tugas sehari-hari.

2. Secara Psikologis

Ditinjau dari segi psikologis rumah berarti suatu tempat untuk tinggal dan untuk melakukan hal-hal tersebut di atas, yang tentram, damai, menyenangkan bagi penghuninya. rumah dalam pengertian psikologis ini lebih mengutamakan situasi dan suasana daripada kondisi dan keadaan fisik rumah itu sendiri.

Rumah bagi sebagian dari kita masih menganggap sebagai suatu kebutuhan papan namun semakin kompleksnya masyarakat dan berkembangnya peradaban manusia. Kini rumah tinggal bukan hanya sebatas itu saja numun juga merupakan indikator bagi setiap individu yang menunjukan penegasan status sosial dari sebuah kemapanan. Sebelum kita memutuskan untuk membeli atau membangun sebuah tempat tinggal maka kita perlu memahami lebih dalam lagi apa definisi dan fungsinya, terlepas dari apa tujuannya apakah akan digunakan sebagai tempat tinggal atau investasi.

Definisi Rumah

Dalam pengertian yang luas, rumah bukan hanya sebuah bangunan (struktural), melainkan juga tempat kediaman yang memenuhi syarat-syarat kehidupan yang layak, dipandang dari berbagai segi kehidupan masyarakat. Rumah dapat dimengerti sebagai tempat perlindungan, untuk menikmati kehidupan, beristirahat dan bersuka ria bersama keluarga. Di dalam rumah, penghuni memperoleh kesan pertama dari kehidupannya di dalam dunia ini. Rumah harus menjamin kepentingan keluarga, yaitu untuk tumbuh, memberi kemungkinan untuk hidup bergaul dengan tetangganya, dan lebih dari itu, rumah harus memberi ketenangan, kesenangan, kebahagiaan, dan kenyamanan pada segala peristiwa hidupnya. (Frick,2006:1).

Rumah merupakan sebuah bangunan, tempat manusia tinggal dan melangsungkan kehidupannya. Disamping itu rumah juga merupakan tempat berlangsungnya proses sosialisasi pada saat seorang individu diperkenalkan kepada norma dan adat kebiasaan yang berlaku di dalam suatu masyarakat.Jadi setiap perumahan memiliki sistem nilai yang berlaku bagi warganya.Sistem nilai tersebut berbeda antara satu perumahan dengan perumahan yang lain, tergantung pada daerah ataupun keadaan masyarakat setempat. (Sarwono dalam Budihardjo, 1998 : 148).

Rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. (UU No.4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman).

Rumah adalah bangunan untuk tempat tinggal (Kamus Bahasa Indonesia, 1997).

Dalam arti umum, rumah adalah bangunan yang dijadikan tempat tinggal selama jangka waktu tertentu. Rumah bisa menjadi tempat tinggal manusia maupun hewan, namun tempat tinggal yang khusus bagi hewan biasa disebut sangkar, sarang, atau kandang. Sedangkan dalam arti khusus, rumah mengacu pada konsep-konsep sosial-kemasyarakatan yang terjalin di dalam bangunan tempat tinggal, seperti keluarga, tempat bertumbuh, makan, tidur,beraktivitas, dll. (Wikipedia, 2012).

Rumah merupakan suatu bangunan, tempat manusia tinggal dan melangsungkan kehidupannya. Disamping itu rumah juga merupakan tempat berlangsungnya proses sosialisasi pada saat seorang individu diperkenalkan kepada norma dan adat kebiasaan yang berlaku di dalam suatu masyarakat. Jadi setiap perumahan memiliki sistem nilai yang berlaku bagi warganya. Sistem nilai tersebut berbeda antara satu perumahan dengan perumahan yang lain, tergantung pada daerah ataupun keadaan masyarakat setempat. (Sarwono dalam Budihardjo, 1998 : 148).

Pengertian Rumah Tinggal Sederhana/ Tak Bertingkat

Rumah tinggal sederhana adalah tempat tinggal berlantai satu untuk berlindung dan bernaung dari pengaruh keadaan alam sekitarnya yang secara fisik tidak mengandung unsur-unsur kemewahan, namun tidak juga mengenyampingkan keindahan atau estetika.

Fungsi Rumah Tinggal

  1. Untuk melindungi manusia dari pengaruh sekitar ( Alam )
  2. Sebagai tempat beristirahat/ tidur setelah beraktifitas
  3. Sebagai wadah untuk aktifitas-aktifitas harian manusia. seperti : mandi, makan, masak, dll.

Syarat Rumah Tinggal

1.  Aksebilitas

  • Kebutuhan transportasi terpenuhi dengan mudah dan murah.
  • Jarak tempat ke fasilitas umum mudah dan cepat
  • Jalan menuju lokasi kualitasnya cukup baik, aman, dan nyaman hendaknya lancar.
  1. Lingkungan
  • Kesehatan lingkungan terpenuhi. misalnya : Jauh dari polusi ( Pabrik maupun kendaraan umum )
  • Penataan lingkungan cukup asri dan alami
  • Cukup ruang terbuka. misalnya : taman atau komunitas
  • prasarana dan sarana memadai. misalnya : jalan lingkungan, tempat-tempat ibadah, olahraga, taman, sekolah dll.
  1. Secara fisik rumah itu sendiri harus
  • Sesuai dengan organisasikeluarga
  • Sehat
  • Nyaman
  • Aman

Baca Juga: 7 Tipe Rumah Sederhana Sidoarjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *